Articles Comments

Belajar Untuk Berbagi » Kasus » File Pelacak Facebook yang disusupkan ke Komputer Pengguna

File Pelacak Facebook yang disusupkan ke Komputer Pengguna

TEMPOINTERAKTIF.COM : privasi kembali dialamatkan kepada Facebook. Kali ini jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu dituduh memata-matai seluruh penggunanya, bahkan ketika mereka telah keluar dari situs ini.

Tudingan tersebut diungkapkan Nik Cubrilovic, seorang praktikus IT asal Australia, yang mengatakan hal ini terjadi setelah Facebook mengubah fitur terbaru mereka, yakni mengenai berbagi dalam timeline.

Fitur itu memungkinkan Facebook melacak jejak pengguna mereka dalam setiap laman yang berisi tombol atau widget dari Facebook dan mengirimkan data ini kembali ke servernya. Untuk mendukung tudingannya itu, Cubrilovic juga menyertakan bukti kode-kode pemrograman dalam blognya.

Facebook Dituding Memata-matai Penggunanya

“Satu-satunya solusi adalah menghapus semua cookie Facebook dalam browser Anda, atau bisa juga dengan menggunakan browser terpisah yang khusus digunakan untuk mengakses Facebook,” ujar Cubrilovic seperti dikutip dari Sydney Morning Herald, Senin, 26 September 2011.

Cubrilovic mulai tertarik meyelidiki masalah ini setelah ia membaca tulisan Dave Winner, pengamat dalam bidang industri teknologi. Tulisan ini merupakan tanggapan atas artikel di ReadWriteWeb yang mengatakan bahwa Facebook akan segera meluncurkan aplikasi “pembaca sosial”. Aplikasi itu memungkinkan pengguna memperlihatkan apa saja yang mereka baca kepada teman mereka. Winer mengatakan kemampuan Facebook ini membuatnya takut.

“Ada peluang besar di mana saat pengguna sedang membuka sebuah situs, di saat yang sama para pengguna ini memberikan akses untuk mendapatkan informasi yang besar tentang diri mereka. Tapi, mungkin saja aku salah tentang hal ini,” ujarnya, seperti dikutip dari Mashable.

Dalam konferensi tahunan f8 yang digelar di San Fransisco, California, minggu lalu, Zuckerberg mengumumkan Facebook akan mengubah tampilan website-nya dengan membuat fitur timeline dalam profil mereka.

Dengan fitu baru tersebut Zuckerberg berharap pengguna jejaring sosial ini terdorong untuk lebih mempublikasikan informasi tentang kehidupan sehari-hari mereka. Fitur ini sudah mulai bisa diakses oleh sebagian pengguna sejak 22 September lalu dan sisanya harus menunggu hingga 29 September nanti.

 

Sumber : tempointeraktif.com

Mau Lihat Lebih...
Mau Lihat Lebih...

Written by

Filed under: Kasus · Tags: , , ,

Leave a Reply

*

*

You might also likeclose