Articles Comments

Belajar Untuk Berbagi » Pengalaman » Kekuatan Bismillah mengantarkan ku ketempat Tujuan di Camp Kampung Inggris Pare Part 1

Kekuatan Bismillah mengantarkan ku ketempat Tujuan di Camp Kampung Inggris Pare Part 1

Rahasia Gratisan : Pengalaman kali ini terjadi tanggal 27 Oktober 2011 tepatnya hari kamis kemarin. Pengalaman kali ini berbekal dengan misi “Mencari dan Membayar Untuk Camp di Kampung Inggris Pare”. Dalam perjalanan sebelumnya baca di “rahasiagratisan.com/oleh-oleh-dari-kampung-bahasa-inggris-pare” ku yang telah meminta tolong kepada Mr. Adin untuk memesankan Camp yang telah Mr. Adin tawarkan sebelumnya sewaktu ke Kampung Inggris pada tahapan ketiga kemarin (baca di : rahasiagratisan.com/oleh-oleh-dari-kampung-bahasa-inggris-pare/ ).

Untuk perjalanan kali ini mungkin agak berbeda, berbeda…beda dimananya ? karena perjalanan kali ini ditemani oleh seorang teman yang juga berharap bisa meditasi di kampung Inggris Pare juga dengan lokasi kursusan yang sama pula dengan ku yaitu di BEC. Serasa sangat senang karena ada teman yang menemani juga dan yang berbeda lagi adalah ternyata temenku yang satu ini bukan berasal dari satu kota Kediri tapi dia berasal dari seberang kota yaitu kota Banten Jawa Barat. Namanya adalah Dewi dia adalah seoarang wanita yang masih muda,dan Dewi sendiri merupakan teman yang ku kenal melalui jejaring sosial Facebook dalam Group Kampung Inggris Pare. Dia tiba dari perjalanan menuju Kediri sekitar jam 03.30 an distatiun kota Kediri.

Merasa sangat senang karena ada temannya, perjalanan pun kami mulai dari rumahku yang ada di kota Kediri menuju Kampung Inggris Pare.Berangkatlah kita jam 08.00 WIB naik sepeda motor, dengan tidak lupa berpamitan dulu kepada Ibu dengan mengucapkan “Bu, berangkat dulu ya…Assalamu’alaikum” dengan sambil kupacu motor dengan pelan-pelan meninggalkan pintu gerbang rumah kemudian terdengar sayup-sayup suara Ibu “Wa’alaikumsalam…Ati-ati lee neng dhalan (lee = sebutan untuk anak laki-laki, dhalan = jalan raya)”. Kalau naik motor sendiri biasanya motor kupacu dengan kecepatan sekitar 60 – 70 KM/Jam tetapi karena sekarang berangkat dengan seorang teman dan dengan membawa barang bawaan berupa kardus dengan ukuran yang lumayan gede yang ku letakkan didepan antara ruas depan lengkungan motor. Kupaculah motorku dengan melaju dikecepatan 40 – 50 KM/Jam ku menelusuri jalan-jalan menuju tempat tujuan, entah kenapa biasanya kalau berangkat menuju Pare ku selalu melewati Jembatan Lama yang ada di Kediri kemudian melaju dari Kantor Pos lurus ke timur, tetapi kali ini laju motorku tidak menapaki rute yang biasanya ku lalui tapi kali ini ku ditemani motorku menuju jalur rute dari Perempatan Semampir lurus ke timur sampai mentok (mentok = ujung jalan) sampai tembus pertigaan KODIM 521 (Markas TNI).

Laju motor dengan kecepatan 40 s/d 50 KM/Jam, dengan tenangnya motor melaju tanpa disadari sampailah menuju Kampung Inggris Pare dan tanpa lupa disetiap tempat-tempat yang penting di Kota Kediri sampai Pare ku perkenalkan namanya kepada temanku yang duduk dengan tenang dibelakang. Mulai Sungai Brantas, Jembatan Baru Kediri, Gedung Gudang Garam, Pro Liman Gumul, Patung Garuda di Pare sampai ini lhoo yang disebut Kampung Inggris Pare, inilah kali pertama berperan dobel di Kota sendiri selain sebagai calon peserta kursus juga menjabat sebagai Guide dadakan (pemandu jalan). Pertama sampai lokasi di Kampung Inggris, tempat yang dituju adalah BEC. Sampailah kami di BEC dengan memarkir motor di halaman deket gerbang pintu sambil ngeluarin hp sambil pencat-pencet huruf disetiap tombolnya hingga membentuk sebuah kalimat 2 pesan :

 

Pesan 1 :

“Asssalamu’alaikum Wr.Wb

Mr. Adin, ni joko adikny

mbak Yunin yg kmrin.

mau nnya, Mr ada wkt kosongny skrng

jam brp soaly mau

ketmu ma Mr tk lht

kost n mbayar tuk kos

yg kmrn”

 

 

Pesan 2 :

“mas nya dimana

skrang coz skalian

sama kost putri”

 

Tombol send pun ditekan, click…beberapa detik berlalu ada pesan berita bahwa pesan terkirim ke nomer tujuan yaitu Mr Adin. Setelah beberapa menit berlalu datanglah pesan balesan dari Mr. Adin yang ditunggu-tunggu.

 

Pesen , Mr Adin :

“pean lngsung ja ke

nano english

provider tmui mas

safiq atau mas

dani. dah sy pesankan

tmptnya dr bec ke

timur dkat masjid

utra jalan. maaf sy

mash ad klas”

 

Pesen 2, Mr Adin :

“msah ngajr mas”

Bersambung ke part 2

Mau Lihat Lebih...
Mau Lihat Lebih...

Written by

Filed under: Pengalaman · Tags: , , , ,

Leave a Reply

*

*

You might also likeclose